Wasev TMMD Ke-128 Tinjau Progres Pembangunan, Optimistis Rampung Tepat Waktu
Bekasi – Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 meninjau lan
gsung progres pembangunan di wilayah sasaran dan menyatakan optimistis seluruh pekerjaan fisik maupun nonfisik dapat diselesaikan tepat waktu meski masa pengerjaan tersisa sekitar dua pekan.
Dalam kunjungan tersebut, Brigjen TNI Farouk Pakar menilai pelaksanaan TMMD berjalan baik dan menunjukkan perkembangan signifikan di lapangan. Ia menyebut program TMMD merupakan kegiatan terpadu yang dilaksanakan secara serentak di 56 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia sebagai bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah.
“Program TMMD dilaksanakan secara berkala setiap triwulan dengan pelaksanaan bergantian di tiap wilayah Kodam. Ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pemerataan pembangunan,” ujar Brigjen TNI Farouk Pakar.
Ia menjelaskan, sejumlah sasaran fisik yang tengah dikerjakan meliputi pengecoran jalan, pembangunan drainase, rehabilitasi rumah warga, pembangunan MCK, hingga penyediaan pompa air bersih. Hingga saat ini, progres keseluruhan disebut telah mencapai sekitar 70 hingga 75 persen, bahkan beberapa sasaran rehabilitasi rumah warga telah selesai 100 persen.
Dalam peninjauan tersebut, Brigjen TNI Farouk Pakar juga menyoroti pentingnya kualitas pembangunan sarana air bersih agar dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang. Ia menegaskan pengambilan sumber air sebaiknya berasal dari air tanah dalam, bukan air permukaan, guna menjaga kestabilan debit dan kualitas air.
Menurutnya, sebelum pembangunan sumur dilakukan, perlu adanya pengukuran geolistrik untuk mengetahui kedalaman sumber air secara tepat. Dengan langkah tersebut, pembangunan sarana air bersih diharapkan lebih maksimal dan benar-benar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah sasaran TMMD.
Selain pembangunan fisik, program TMMD juga menitikberatkan pada kegiatan nonfisik seperti penyuluhan dan pembinaan masyarakat guna memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Para prajurit Satgas TMMD juga tinggal bersama warga di sekitar lokasi untuk mempererat hubungan sosial sekaligus mendukung efektivitas pelaksanaan program.
“Kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya membantu percepatan pembangunan, tetapi juga memperkuat aspek pertahanan dan keamanan wilayah melalui kedekatan emosional dengan warga. Harapannya masyarakat benar-benar merasakan manfaat program ini dan hasil pembangunannya dapat dipelihara bersama,” tutupnya.
